Dihadiri Menteri Agama RI, FEB Unesa Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Pelantikan DPW IAEI Jatim Periode 2026-2031
Surabaya - Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
menjadi tuan rumah Seminar Nasional dan Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah
(DPW) Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Jawa Timur Periode 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung G6 FEB Unesa pada Kamis, 27
Agustus 2026, dan dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia.
Kegiatan
ini mempertemukan akademisi, pengurus organisasi, praktisi, serta pemangku
kepentingan dalam bidang ekonomi dan ekonomi Islam. Kehadiran Menteri Agama
Republik Indonesia, Prof. Dr. KH.
Nasaruddin Umar, M.A., menjadi bagian penting dalam rangkaian agenda pelantikan sekaligus
memberikan penguatan terhadap peran ekonomi Islam dalam pengembangan masyarakat
dan pembangunan nasional. Beliau menekankan jika IAEI juga berfungsi sebagai think tank atau lembaga
pemikir utama dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Kedudukan Ekonomi Islam harus terus dikembangkan melalui
kolaborasi antara keilmuan, kebijakan, dan kemaslahatan masyarakat.
Pelantikan
DPW IAEI Jawa Timur Periode 2026-2031 menandai dimulainya masa
kepengurusan baru organisasi di tingkat wilayah Jawa Timur. Kepengurusan
tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusi IAEI dalam pengembangan kajian,
pendidikan, dan praktik ekonomi Islam melalui sinergi antara akademisi,
praktisi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.
Selain
pelantikan, kegiatan juga dirangkaikan dengan Seminar Nasional yang menjadi
forum pertukaran gagasan dan wawasan mengenai perkembangan ekonomi Islam. Forum
tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mendiskusikan berbagai isu ekonomi
sekaligus memperkuat jejaring antara perguruan tinggi dan organisasi profesi.
Bagi FEB
Unesa, penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan peran
perguruan tinggi sebagai ruang bertemunya gagasan akademik dan kebutuhan
masyarakat. Keterlibatan FEB Unesa sebagai tuan rumah juga memperluas jejaring
kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan,
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang ekonomi Islam.
Momentum
tersebut sekaligus memperkuat posisi FEB Unesa dalam membangun ekosistem
akademik yang terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai organisasi dan
pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan dapat menghasilkan gagasan
dan program yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Penyelenggaraan Seminar Nasional dan Pelantikan DPW IAEI Jawa Timur ini sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kolaborasi antara FEB Unesa, IAEI, pemerintah, akademisi, dan praktisi menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan dan pengembangan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, serta memberikan dampak bagi masyarakat.

Share It On: