FEB UNESA dan FEB UNIZAR Mataram Gelar Focus Group Discussion Pengembangan Akademik dan Inisiatif Kemitraan
Selasa, 25 November 2025.
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Fakultas Agama Islam Universitas Islam Al Azhar melaksanakan kegiatan Benchmarking dan Focus Group Discussion dengan topik bahasan Implementasi Kolaborasi Bidang Akademik dan Kemahasiswaan di Kampus Universitas Islam Al Azhar, Mataram, NTB.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Dekan 1 FEB Unesa menyampaikan bahwa di era saat ini kolaborasi menjadi hal yang penting dan fundamental untuk keberlanjutan suatu organisasi kedepan. Oleh karenanya FEB Unesa sangat terbuka dengan kerja sama yang bisa diimplementasikan di kemudian hari, misalnya dalam hal penelitian maupun kemahasiswaan.Dekan FEB dan FAI Universitas Islam Al Azhar, Muhammad Sayuti S.E., M.M. pun sependapat dengan hal tersebut. Sebagai upaya memperkuat kolaborasi di bidang akademik, kemahasiswaan, serta pengembangan kewirausahaan berbasis potensi daerah. Kunjungan ini bertujuan mempelajari praktik terbaik Unizar dalam mengintegrasikan konsep kepariwisataan dengan pengembangan program studi, pembinaan mahasiswa, serta pemberdayaan masyarakat melalui desa binaan dan UMKM.

UNIZAR yang berdiri di atas lahan seluas 10 hektar memiliki identitas kelembagaan yang kuat dalam sektor pariwisata, yang tercermin dari perumusan kurikulum, kolaborasi dengan praktisi industri, hingga implementasi program ke desa binaan seperti Desa Mekar Sari yang mengusung konsep Moslem Friendly Tourism.Salah satu fokus utama diskusi adalah Inkubator Bisnis Teknologi UNIZAR, yang berfungsi sebagai pusat pembinaan kewirausahaan bagi mahasiswa dan tenant UMKM. Inkubator ini tidak hanya menjadi wadah belajar praktik bisnis, tetapi juga berperan sebagai unit income generating kampus melalui penyediaan fasilitas seperti alat pengemasan, mesin roasting kopi, dan peralatan produksi lainnya. Mahasiswa dari berbagai program studi, seperti Akuntansi, Ekonomi, dan Agribisnis, dibekali profil lulusan berorientasi kewirausahaan, termasuk entrepreneurial accounting dan entrepreneurial economics. Selain itu, mahasiswa juga diarahkan melakukan riset berbasis usaha yang mereka jalankan di kawasan wisata untuk memperkuat pemahaman lapangan.
Kekuatan UNIZAR juga terletak pada jejaring kemitraan dengan praktisi industri, pemerintah, dan tokoh nasional. Mata kuliah kewirausahaan diajarkan melalui kolaborasi dengan Ketua Pokdarwis, Kepala KEK Mandalika, hingga dukungan langsung dari Menteri Pariiwisata Sandiaga Uno. UNIZAR juga bekerja sama dengan BRIN dalam riset dan mengembangkan pilot project Desa Hijau Bilobante yang memanfaatkan potensi alam sebagai destinasi wisata berkelanjutan.
Melalui benchmarking ini, Universitas Negeri Surabaya diharapkan dapat memperoleh wawasan baru dalam penguatan kurikulum, model inkubasi bisnis, serta strategi pemberdayaansyarakat yang dapat diadaptasi untuk pengembangan program serupa di lingkungan kampus.
Share It On:
