FEB UNESA Gelar Academic Discussion dan Guest Lecture Bersama Visiting Top Professor dari Malaysia
Surabaya —
Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali
memperkuat jejaring akademik internasional melalui kegiatan Academic Discussion
and International Collaboration serta Guest Lecture Session yang menghadirkan
akademisi dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Kegiatan ini
berlangsung pada 6 April 2026 dan diikuti oleh pimpinan fakultas, dosen, serta
mahasiswa FEB UNESA.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FEB UNESA untuk terus
meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan kolaborasi internasional
dalam rangka mendukung visi fakultas menuju reputasi global.

Diskusi Akademik dan Kolaborasi Internasional
Sesi pertama diawali dengan Academic Discussion and
International Collaboration yang dilaksanakan di Ruang Meeting G6 Lantai 2.
Dalam sesi ini, para akademisi dari FEB UNESA dan UTHM Malaysia berdiskusi
mengenai berbagai peluang kerja sama strategis di bidang akademik dan
penelitian.
Diskusi ini membahas beberapa agenda penting, di antaranya
penguatan kerja sama riset internasional, pengembangan publikasi ilmiah global,
serta peluang kolaborasi akademik dan mobilitas dosen antara kedua institusi.
Para peserta berdiskusi mengenai berbagai kemungkinan
kolaborasi yang dapat dilakukan, mulai dari penelitian bersama, program
pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga pengembangan publikasi ilmiah pada
jurnal bereputasi internasional.
Kegiatan ini juga menjadi ruang strategis bagi kedua
institusi untuk memperluas jaringan akademik internasional serta memperkuat
kontribusi riset yang relevan dengan tantangan global, khususnya dalam bidang
ekonomi, bisnis, dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui forum diskusi ini, FEB UNESA berharap dapat
memperkuat kemitraan dengan universitas luar negeri serta membuka peluang
kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi
akademik.

Guest Lecture: Perspektif Global tentang Kota Pintar Berkelanjutan
Setelah sesi diskusi akademik, kegiatan dilanjutkan dengan
Guest Lecture Session yang menghadirkan Prof. Ts. Dr. Goh Kai Chen dari
Universiti Tun Hussein Onn Malaysia sebagai narasumber utama.
Dalam kuliah tamu tersebut, Prof. Goh menyampaikan materi
bertajuk “The Economics of the Smart Urban Revolution: Financing Sustainable
Cities in ASEAN.” Kuliah ini dilaksanakan di Auditorium G6 Lantai 3 dan diikuti
oleh mahasiswa serta dosen dari berbagai program studi di lingkungan FEB UNESA.
Dalam pemaparannya, Prof. Goh menjelaskan bagaimana
transformasi menuju smart city tidak hanya berkaitan dengan perkembangan
teknologi, tetapi juga memerlukan strategi ekonomi dan pembiayaan yang tepat
untuk memastikan pembangunan kota yang berkelanjutan.
Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi
negara-negara di kawasan ASEAN dalam mengembangkan kota pintar, termasuk
kebutuhan investasi infrastruktur, pengelolaan sumber daya perkotaan, serta
integrasi teknologi digital dalam sistem perkotaan.
Selain itu, Prof. Goh menjelaskan berbagai peluang yang
dapat dimanfaatkan oleh negara-negara ASEAN dalam mengembangkan model
pembangunan kota yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Mahasiswa yang hadir tampak antusias mengikuti kuliah tamu ini. Mereka mendapatkan wawasan global mengenai dinamika ekonomi perkotaan, strategi pembangunan berkelanjutan, serta peluang kolaborasi internasional dalam bidang penelitian dan pengembangan kebijakan.

Memperkuat Reputasi Global FEB UNESA
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FEB UNESA dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi serta meningkatkan kualitas akademik melalui kolaborasi dengan mitra global. Melalui kegiatan seperti diskusi akademik dan kuliah tamu internasional, mahasiswa dan dosen FEB UNESA diharapkan dapat memperoleh perspektif global, memperluas jaringan akademik, serta meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. FEB UNESA terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai kegiatan akademik bertaraf internasional guna mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing global.
Share It On: