Respons Cepat FEB UNESA Pasca Hujan Deras dan Angin Kencang yang Picu Pohon Tumbang
Surabaya, 13 November 2025 — Hujan lebat yang disertai angin kencang melanda kawasan kampus Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya (FEB UNESA), Kota Surabaya pada Rabu (12/11), mulai siang hingga malam hari. Meski cuaca ekstrem menyebabkan pohon tumbang, pihak fakultas memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerusakan fasilitas yang signifikan.
Tim Sarana dan Prasarana FEB UNESA menyatakan bahwa saat angin kencang terjadi, petugas keamanan kampus segera melakukan pengecekan di area yang terdampak dan memfokuskan evakuasi jalur pejalan kaki serta area perkuliahan. “Pohon tumbang terjadi di kawasan lahan parker kampus, dan segera ditangani sehingga aktivitas kampus dapat berjalan normal kembali,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan Bidang 2 FEB UNESA, Prof. Dr. Susanti, S.Pd., M.Si., menambahkan:
“Kami mengapresiasi respons cepat tim keamanan dan unit kebersihan kampus yang memastikan kondisi aman dan terkontrol. Kami juga mengimbau seluruh civitas akademika untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem serta memperhatikan jalur evakuasi kampus jika diperlukan.”
Beliau juga menegaskan bahwa fakultas akan melakukan evaluasi rutin terhadap kondisi pepohonan dan fasilitas kampus sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. “Kampus adalah ruang belajar yang harus aman dan nyaman, oleh karena itu langkah preventif seperti pemangkasan, penguatan pohon, dan pengecekan rutin akan terus dijalankan,” terang Prof. Susanti.
Meski hujan deras dan angin kencang sempat mengguncang kampus, Fakultas Ekonomika dan Bisnis memastikan bahwa seluruh kegiatan akademik dan administratif berjalan sebagaimana mestinya. Dekanat memonitor situasi secara berkala dan berkoordinasi dengan UKM terkait untuk menjaga kelancaran aktivitas.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap fenomena cuaca ekstrem, terutama di lingkungan kampus yang aktif dan padat aktivitas. FEB UNESA berharap kejadian serupa tidak mengganggu atmosfer pendidikan dan akan terus memperkuat sistem manajemen risiko lingkungan kampus.
Share It On:
