FEB UNESA Imbau Waspada Penipuan yang Mengatasnamakan Dekan
Surabaya – Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB)
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mengimbau kepada seluruh civitas akademika
serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk
penipuan yang mengatasnamakan Dekan FEB UNESA.
Belakangan ini ditemukan adanya akun media sosial Facebook dan nomor WhatsApp palsu yang menggunakan nama serta foto Dekan FEB UNESA, Anang Kristiyanto, untuk menghubungi berbagai pihak. Akun dan nomor tersebut digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan melakukan penipuan, seperti meminta nomor telepon, mengirim pesan pribadi, hingga mencoba meminjam uang kepada korban.

Dalam beberapa tangkapan layar yang beredar, pelaku membuat
akun Facebook dengan nama yang menyerupai identitas Dekan FEB UNESA serta
menggunakan foto profil yang sama. Selain itu, pelaku juga menggunakan nomor
WhatsApp tertentu untuk menghubungi korban dengan mengaku sebagai Dekan FEB
UNESA.
Pihak fakultas menegaskan bahwa akun Facebook maupun nomor WhatsApp tersebut bukan merupakan akun resmi milik Dekan FEB UNESA.

FEB UNESA meminta kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan,
mahasiswa, alumni, serta masyarakat umum agar tidak menanggapi atau
merespons permintaan apa pun dari akun maupun nomor yang mencurigakan yang
mengatasnamakan pimpinan fakultas.
Apabila terdapat pesan yang meminta bantuan pribadi,
pinjaman uang, atau permintaan data tertentu yang mengatasnamakan Dekan FEB
UNESA, masyarakat diimbau untuk mengabaikan pesan tersebut serta tidak
memberikan informasi pribadi ataupun melakukan transfer dana.
Selain itu, masyarakat juga dapat membantu dengan melaporkan akun atau nomor tersebut ke platform terkait agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak penyedia layanan media sosial.

FEB UNESA juga mengingatkan bahwa komunikasi resmi dari
pimpinan fakultas biasanya dilakukan melalui jalur komunikasi institusional,
seperti surat resmi, email institusi, atau melalui unit kerja terkait.
Melalui pengumuman ini, FEB UNESA berharap seluruh civitas
akademika dan masyarakat dapat lebih berhati-hati serta tidak mudah percaya
terhadap pesan yang mengatasnamakan pejabat institusi tanpa verifikasi yang
jelas.
Tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan digital dan
selalu lakukan verifikasi sebelum merespons setiap permintaan yang
mencurigakan.
Share It On: